Penutupan Rabu, 14 October 2026
- IHSG ditutup menguat +0.39% di level 5.948,83 dibandingkan penutupan tanggal 13 Oktober 2026 di level 5.925,98.
- Rupiah ditutup melemah -0.06% di level 17.900/USD dibandingkan penutupan tanggal 13 Oktober 2026 di level 17.890/USD.
Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam pada perdagangan Rabu kemarin, dengan IHSG menguat, sementara rupiah melemah. Investor masih mencermati data inflasi AS yang berpotensi memengaruhi arah suku bunga The Fed, di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Global
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Rabu kemarin, dengan S&P 500 turun 1.11% ke 7,718.94, Nasdaq turun 1.88% ke 26,692.87, dan Dow Jones turun 0.09% ke 51,621.48. Tekanan dipicu oleh inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi serta koreksi saham teknologi dan AI, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Houthi mengancam akan melanjutkan serangan terhadap fasilitas energi Arab Saudi, sementara risiko gangguan pasokan juga berasal dari Selat Hormuz dan serangan Ukraina terhadap kilang minyak Rusia. Harga minyak bergerak beragam, dengan West Texas Intermediate (WTI) naik 0.18% ke $94.79/barel dan Brent turun 0.48% ke $105.69/barel, meski persediaan minyak mentah AS turun 11.1 juta barel.
Indeks Dolar AS (DXY) menguat 0,12% ke 102.30, mencapai level tertinggi sejak April 2025, didukung inflasi AS yang naik dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember. AS telah merilis data inflasi September yang menunjukkan inflasi umum naik menjadi 0.6% MoM dan 3.7% YoY dari sebelumnya 0.4% dan 3.4%. Sementara itu, inflasi inti tercatat 0.3% MoM dan naik menjadi 2.6% YoY dari sebelumnya 2.4%. Sehingga memperkuat potensi penguatan USD dan menekan Rupiah.
Dari China, inflasi September naik tipis menjadi 0.9% YoY, masih di bawah ekspektasi 1%, sementara surplus perdagangan melebar menjadi $133.53 miliar berkat pertumbuhan ekspor 36.3% dan impor 31%. Kinerja perdagangan yang kuat mendukung aktivitas eksternal China, meski inflasi yang rendah mengindikasikan permintaan domestik masih terbatas.
Malam ini, AS akan merilis Inflasi Produsen (PPI) September yang diproyeksikan naik menjadi 0.5% dari 0.4%, penjualan ritel yang diperkirakan melambat menjadi 0.3% dari 1.2%, serta klaim pengangguran mingguan yang diproyeksikan naik menjadi 200K dari 197K. Inflasi produsen (PPI) yang lebih tinggi berpotensi menopang USD, sedangkan perlambatan penjualan ritel dan kenaikan klaim pengangguran dapat membatasi penguatan USD.
Perkiraan pergerakan rupiah terhadap USD hari ini: 17.900 - 18.000
Indikator Ekonomi Indonesia:
- Pertumbuhan GDP Q2 2026 5.29%
- BI-Rate (Sep 26) 5.75%
- Inflasi Sep 2026 (YoY) 3.28%
- Cadangan Devisa (Sep 2026) $146.3 Miliar
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters
Kurs Penutupan Valuta Asing
| Pasangan Mata Uang | Kurs Penutupan | Tanggal |
| USD/IDR | 17,900 | 14/10/2026 |
| JPY/IDR | 113.05 | 14/10/2026 |
| SGD/IDR | 13,968 | 14/10/2026 |
Mata uang yang dapat dilayani:
CCY BN & TT JTrust Bank:
| 1 | Dollar AS (USD) |
| 2 | Dollar Singapore (SGD) |
| 3 | Yen Jepang (JPY) |
| 4 | Euro (EUR) |
| 5 | Dollar Australia (AUD) |
| 6 | Pound Sterling Inggris (GBP) |
| 7 | China Yuan (CNY) |
| 8 | Dollar New Zealand (NZD) |
| 9 | Dollar Hongkong (HKD) |
| 10 | Won Korea (KRW) |
Ketentuan transaksi valuta asing terhadap rupiah:
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal < threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal > threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:
(021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang: 0812 2650 949
- Hanif: 0811 8762 001
- Naomi: 0877 0633 1585
- Ade: 0821 6939 7410
Disclaimer:
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.