Penutupan Senin, 12 October 2026
- IHSG ditutup melemah pada level 5.936 dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya pada level 6.094.
- Rupiah ditutup menguat pada level 17.900/USD dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya level 17.875.
Domestik
- IHSG ditutup melemah ke level 5.936 dengan beberapa penyebab di antaranya karena faktor geopolitik dan harga energi. Konflik Timur Tengah termasuk serangan Houthi di Bandara Riyadh dan serangan terhadap infrastruktur perusahaan minyak Aramco menjaga harga energi tetap tinggi di level US$105 per barel. Mahalnya harga minyak memperkuat kekhawatiran inflasi dan naiknya permintaan pada aset aman (safe haven).
- Rupiah ditutup melemah di level Rp17.900 per dolar, penyebab di antaranya didorong oleh imbal hasil yield US Treasury (UST) yang relatif masih tinggi menarik dana global ke aset aman dan instrumen berbentuk dolar. Beberapa hal yang akan menentukan penguatan US Dolar dalam waktu dekat adalah data klaim pengangguran Amerika Serikat dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh pada 15 Oktober 2026 mendatang.
Global
- Pembuat kebijakan suku bunga Bank of England (BOE), Catherine Mann, menyatakan bahwa pasar tenaga kerja Inggris cenderung dalam keadaan "statis". Catherine mengkhawatirkan kesepakatan upah ketenagakerjaan mendatang di tengah perkiraan bahwa kenaikan biaya bahan bakar dan energi akan mendorong inflasi melampaui 4% pada awal tahun depan. Catherine menyebut adanya "bias kenaikan" terhadap inflasi di Inggris dan menyatakan bahwa menunda kenaikan suku bunga akan membuat upaya mengembalikan inflasi ke tingkat target menjadi jauh lebih sulit.
- Pengeluaran rumah tangga Jepang turun selama sembilan bulan berturut-turut karena inflasi yang terus berlanjut menekan daya beli. Pengeluaran rumah tangga yang disesuaikan dengan inflasi turun 3,1% pada bulan Agustus dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan terbesar terjadi pada pos pendidikan, makanan, dan utilitas. Penurunan pengeluaran rumah tangga ini mempersulit komunikasi Bank of Japan (BOJ) di tengah pertimbangan otoritas untuk kembali menaikkan suku bunga, sementara para ekonom memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga yang terlalu cepat dapat membebani perekonomian.
Berdasarkan informasi tersebut di atas, hari ini nilai Rupiah diperkirakan bergerak pada level 17.850 sampai dengan 17.950 seiring dengan perkembangan geopolitik global.
Kurs NDF pkl 08:30 WIB: 17.950–17.960
Indikator Ekonomi Indonesia:
| Pertumbuhan GDP Q2 2026 | 5.29% |
| BI-Rate (Sept 26) | 5.75% |
| Inflasi Sept 2026 (YoY) | 3.28% |
| Cadangan Devisa (Sept 2026) | $146.3 Miliar |
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters
| Closed USD/IDR | 17,900 | (12/10/2026) |
| Closed JPY/IDR | 112.82 | (12/10/2026) |
| Closed SGD/IDR | 13,971 | (12/10/2026) |
Mata uang yang dapat dilayani:
CCY BN & TT JTrust Bank:
| 1 | Dollar AS (USD) |
| 2 | Dollar Singapore (SGD) |
| 3 | Yen Jepang (JPY) |
| 4 | Euro (EUR) |
| 5 | Dollar Australia (AUD) |
| 6 | Pound Sterling Inggris (GBP) |
| 7 | China Yuan (CNY) |
| 8 | Dollar New Zealand (NZD) |
| 9 | Dollar Hongkong (HKD) |
| 10 | Won Korea (KRW) |
Ketentuan transaksi valuta asing terhadap Rupiah:
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal paling banyak sebesar threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal paling banyak sebesar threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal di atas threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:
(021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang: 0812 2650 949
- Naomi: 0877 0633 1585
- Hanif: 0811 8762 001
- Ade: 0821 6939 7410
Disclaimer:
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.