Pada perdagangan sebelumnya (17 September 2026):
- IHSG ditutup menguat +0.4% di level 6.462,43 dibandingkan penutupan tanggal 16 September 2026 di level 6.436,85.
- Rupiah ditutup melemah -0.34% di level 17.740/USD dibandingkan penutupan tanggal 16 September 2026 di level 17.680/USD.
Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam pada perdagangan Kamis kemarin, dengan IHSG menguat sementara rupiah melemah. Sentimen global masih menjadi tekanan utama seiring penguatan DXY, kenaikan yield UST (US Treasury), serta ekspektasi kenaikan lanjutan The Fed.
Global
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Kamis kemarin, dengan Dow Jones naik 0.61% ke 51.778,04, S&P 500 naik 1.14% ke 7.637,76, dan Nasdaq naik 1.69% ke 26.418,30. Harga minyak yang lebih rendah, penurunan yield UST (US Treasury) 10 tahun menjadi 4.93%, dan penguatan saham teknologi mendukung pemulihan.
Harga minyak melemah, dengan WTI (West Texas Intermediate) turun 1.28% menjadi $101.11/barel dan Brent turun 1.63% menjadi $104.10/barel, karena kekhawatiran gangguan pasokan mereda di tengah kemajuan dalam memulihkan jalur pipa Timur-Barat Arab Saudi dan harapan untuk upaya diplomatik untuk menahan konflik. Namun, ketegangan yang terus berlanjut yang melibatkan Arab Saudi, Iran, dan Houthi membuat risiko di sekitar Selat Hormuz dan Laut Merah meningkat, membatasi penurunan harga minyak.
DXY turun tipis 0.03% menjadi 100.22, tetapi tetap mendekati level tertinggi tujuh minggu. Klaim pengangguran mingguan AS turun tajam menjadi 196K dari 206K, jauh di bawah perkiraan 208K, menandakan kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh dan berpotensi mendukung USD. Sementara itu, ekspektasi untuk pengetatan The Fed lebih lanjut terus mendukung USD, meskipun harga minyak yang lebih rendah dan seruan Trump untuk pemotongan suku bunga membatasi penguatan.
Kalender ekonomi
Beralih ke Inggris, Bank of England mempertahankan suku bunga pada 3.75% dengan suara 6-3, sementara tiga pembuat kebijakan mendukung kenaikan 25 bps menjadi 4%. Meningkatnya inflasi Inggris dan harga energi yang lebih tinggi dapat meningkatkan tekanan untuk kenaikan lainnya, meskipun pasar tenaga kerja dan kondisi ekonomi tetap menjadi pertimbangan utama.
Beralih ke Jepang, Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga dari 1% menjadi 1.25%, didukung oleh inflasi yang masih di atas target 2% dan pertumbuhan upah yang berkelanjutan. Kenaikan suku bunga memberikan dukungan bagi yen.
Perkiraan pergerakan rupiah terhadap USD hari ini:
17.720 - 17.820
Indikator Ekonomi Indonesia:
| Pertumbuhan GDP Q2 2026 | 5.29% |
| BI-Rate (Aug 26) | 5.75% |
| Inflasi Aug 2026 (YoY) | 3.19% |
| Cadangan Devisa (Aug 2026) | $146.5 Miliar |
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters
| Closed USD/IDR | 17,740 | (17/09/2026) |
| Closed JPY/IDR | 113.95 | (17/09/2026) |
| Closed SGD/IDR | 13,905 | (17/09/2026) |
Mata uang yang dapat dilayani:
CCY BN & TT JTrust Bank:
Mata Uang
| 1 | Dollar AS (USD) |
| 2 | Dollar Singapore (SGD) |
| 3 | Yen Jepang (JPY) |
| 4 | Euro (EUR) |
| 5 | Dollar Australia (AUD) |
| 6 | Pound Sterling Inggris (GBP) |
| 7 | China Yuan (CNY) |
| 8 | Dollar New Zealand (NZD) |
| 9 | Dollar Hongkong (HKD) |
| 10 | Won Korea (KRW) |
Ketentuan transaksi valuta asing terhadap rupiah:
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal < threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal > threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:
(021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang 0812 2650 949
- Hanif 0811 8762 001
- Naomi 0877 0633 1585
- Ade 0821 6939 7410
Disclaimer:
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.