Penutupan Selasa, 15 September 2026
- IHSG ditutup melemah pada level 6.461 dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya pada level 6,534.
- Rupiah ditutup melemah pada level 17,699/USD dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya level 17,645.
Domestik
- IHSG terkoreksi 1,13% ke level 6,461, Indeks dengan penurunan terbesar dialami sektor Perindustrian, keuangan, energi dan properti. Pelemahan IHSG dipicu oleh kombinasi beberapa faktor krusial, sentimen dari Amerika Serikat menekan pasar saham global secara masif. Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (Amerika Serikat) (US (United States) Treasury 10-year) melonjak mendekati level 5%. Kondisi ini memicu aksi Risk-off, dimana investor global menarik dana dari Emerging Markets untuk memindahkan investasinya ke asset dolar AS (Amerika Serikat).
- Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS (Amerika Serikat) dipicu oleh kombinasi tekanan eksternal global dan sentimen domestik. Meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah (khususnya AS (Amerika Serikat) -Iran & Gejolak dikawasan Teluk) memicu kekhawatiran global, situasi ini mendorong kenaikan harga minyak mentah dunia mendekati US$100 per barel. Lonjakan harga energi ini memperberat beban neraca dagang Indonesia dan menekan nilai tukar Rupiah.
Global
- Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve diperkirakan berpeluang besar menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC pada tanggal 15-16 September 2026. CME FedWatch Tool mencatat probabilitas sebesar 93% bahwa The Fed dibawah kepemimpinan Kevin Warsh akan menaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Beberapa Lembaga keuangan global seperti Goldman Sachs, JP Morgan & Deutsche Bank juga memperkirakan The Fed akan menaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi kisaran 3.75% - 4.00%.
- Bank of Japan diperkirakan akan menaikkan suku bunga kebijakan acuan sebesar 25 basis poin menjadi 1,25% dalam pertemuan tanggal 17-18 September 2026, langkah ini akan mengangkat biaya pinjaman ke tingkat tertinggi dalam 31 tahun terakhir. Kebijakan tersebut didorong oleh kekhawatiran bahwa inflasi dapat melonjak melampaui target 2% yang ditetapkan BOJ (Bank of Japan) dan pergerakan nilai tukar yen selanjutnya akan sangat bergantung pada panduan Gubernur Kazuo Ueda mengenai suku bunga di masa mendatang.
Berdasarkan informasi tersebut, hari ini nilai Rupiah diperkirakan bergerak pada level 17,670 sampai dengan 17,770 seiring dengan perkembangan geopolitik Global.
Sumber data: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Web Site Bank Indonesia
Kurs NDF pkl 08:30 WIB : 17.720 – 17.730
Indikator Moneter Bank Indonesia:
- BI 7-Day RR 5,75% (Agustus 2026)
- Inflasi IHK (yoy) 3,19% (Agustus 2026)
- Cadangan Devisa USD 146,5 Miliar (Agustus 2026)
| Closed JPY/IDR | 113,95 | (15/09/2026) |
| Closed SGD/IDR | 13.885 | (15/09/2026) |
CCY BN & TT JTrust Bank:
Mata uang yang dapat dilayani:
| 1 | Dollar AS (USD) |
| 2 | Dollar Singapore (SGD) |
| 3 | Yen Jepang (JPY) |
| 4 | Euro (EUR) |
| 5 | Dollar Australia (AUD) |
| 6 | Pound Sterling Inggris (GBP) |
| 7 | China Yuan (CNY) |
| 8 | Dollar New Zealand (NZD) |
| 9 | Dollar Hongkong (HKD) |
| 10 | Won Korea (KRW) |
Ketentuan transaksi valuta asing terhadap Rupiah:
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal paling banyak sebesar threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal paling banyak sebesar threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal di atas threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales PT Bank JTrust Indonesia Tbk:
(021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang 0812 2650 949
- Naomi 0877 0633 1585
- Hanif 0811 8762 001
- Ade 0821 6939 7410
Disclaimer:
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.