Penutupan Pasar Keuangan - Kamis, 29 Oktober 2026
- IHSG ditutup melemah ke level 5.098 dibandingkan dengan penutupan pada hari sebelumnya di level 5.282.
- Nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level 18.130/USD jika dibandingkan dengan penutupan pada hari sebelumnya di level 18.180/USD.
Domestik
Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS setelah Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,75% - 4,00% sesuai ekspektasi konsensus. Di sisi lain, inflasi Amerika Serikat masih tinggi, sehingga pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember masih cukup tinggi.
IHSG mengalami penurunan 184 poin yang menjadikannya sebagai indeks terlemah di Asia kemarin, di saat bursa regional justru menguat setelah The Fed menahan suku bunga. Hal ini mengindikasikan bahwa pengaruh tekanan dari sisi domestik lebih besar dibandingkan dari sisi global.
Konflik di Timur Tengah yang membuat harga minyak tetap tinggi memberikan kontribusi tekanan terbesar bagi rupiah dan kondisi fiskal Indonesia saat ini. Karakter Indonesia sebagai net importir minyak dan BBM membuat permintaan rupiah terhadap USD semakin meningkat.
Global
Bank Sentral Jepang (BOJ) diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada Jumat (30 Oktober 2026), sehingga pernyataan kebijakan hari ini menjadi perhatian utama pasar. Krishna Bhimavarapu dari State Street Investment Management menilai bahwa tekanan inflasi cukup mendukung sikap hawkish, tetapi pertumbuhan ekonomi belum cukup kuat untuk membenarkan kenaikan suku bunga berikutnya. Menurutnya, sinyal yang terlalu agresif berisiko mendorong ekspektasi normalisasi kebijakan lebih cepat, mendahului data pertumbuhan aktual dan penilaian pemerintah yang lebih berhati-hati terhadap kondisi ekonomi.
Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 2,5%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Namun, Christine Lagarde mengungkapkan bahwa para pengambil kebijakan sempat membahas kemungkinan kenaikan suku bunga. ECB menilai bahwa peningkatan guncangan energi, baik dari segi besaran maupun durasinya, berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi sekaligus memperlambat pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut menimbulkan tantangan bagi ECB dalam menjaga stabilitas harga tanpa menghambat aktivitas ekonomi di kawasan Eropa.
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, mengumumkan pengunduran dirinya yang dijadwalkan pada 7 Februari 2027. Keputusan tersebut memicu persaingan untuk menentukan pengganti salah satu tokoh paling berpengaruh dalam kebijakan moneter global. Pergantian kepemimpinan ini berlangsung pada momentum krusial ketika ECB menghadapi tekanan inflasi akibat perang di Iran, ketidakpastian geopolitik, serta gejolak pasar obligasi. Di sisi lain, negara-negara Eropa meningkatkan belanja pertahanan dan infrastruktur. Kondisi tersebut menuntut kepemimpinan ECB yang mampu menjaga stabilitas harga, mengelola risiko ekonomi, dan mempertahankan kepercayaan pasar.
Berdasarkan informasi tersebut di atas, hari ini nilai rupiah diperkirakan bergerak pada level 18.100 - 18.200 seiring dengan perkembangan geopolitik global.
Perkiraan Pergerakan USD/IDR Hari Ini
18.100 - 18.200
Kurs NDF Pukul 08.30 WIB
18.155 - 18.165
Indikator Ekonomi Indonesia
| Indikator | Data Terakhir |
| Pertumbuhan GDP Q2 2026 | 5,29% |
| BI-Rate (September 2026) | 5,75% |
| Inflasi September 2026 (YoY) | 3,28% |
| Cadangan Devisa (September 2026) | USD 146,3 miliar |
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters.
Kurs Penutupan Valuta Asing - 29 Oktober 2026
| Mata Uang | Kurs Penutupan | Tanggal |
| USD/IDR | 18.130 | 29 Oktober 2026 |
| JPY/IDR | 114,89 | 29 Oktober 2026 |
| SGD/IDR | 14.166 | 29 Oktober 2026 |
Mata Uang yang Dapat Dilayani
CCY BN & TT JTrust Bank
- Dollar AS (USD)
- Dollar Singapore (SGD)
- Yen Jepang (JPY)
- Euro (EUR)
- Dollar Australia (AUD)
- Pound Sterling Inggris (GBP)
- China Yuan (CNY)
- Dollar New Zealand (NZD)
- Dollar Hongkong (HKD)
- Won Korea (KRW)
Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah
- Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal paling banyak sebesar (≤ threshold), cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal di atas (> threshold) wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia
Telepon: (021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang: 0812 2650 949
- Hanif: 0811 8762 001
- Naomi: 0877 0633 1585
- Ade: 0821 6939 7410
Disclaimer
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.