Penutupan Pasar Keuangan - Senin, 26 Oktober 2026
- IHSG ditutup melemah 1,22% di level 5.373,09 dibandingkan penutupan tanggal 23 Oktober 2026 di level 5.439,26.
- Rupiah ditutup melemah 0,39% di level 18.115/USD dibandingkan penutupan tanggal 23 Oktober 2026 di level 18.045/USD.
Pasar keuangan Indonesia ditutup tertekan pada perdagangan Senin kemarin, dengan IHSG dan Rupiah sama-sama melemah. Tekanan dipicu oleh kekhawatiran terkait MSCI dan potensi arus keluar dana asing, sementara investor mencermati keputusan suku bunga The Fed serta data ekonomi AS pekan ini.
Global
Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin kemarin, dengan Dow Jones naik 0,28% ke 52.361,58, S&P 500 menguat 0,7% ke 7.676,77, dan Nasdaq melonjak 0,82% ke 26.169,38, didorong oleh optimisme terhadap sektor AI setelah Anthropic mengajukan IPO dan mencatat pertumbuhan pendapatan yang signifikan. Saham semikonduktor turut menguat, sementara penurunan harga minyak membantu menopang pasar.
Harga minyak melemah, dengan West Texas Intermediate (WTI) turun 0,89% ke USD 101,45/barel dan Brent turun 0,31% ke USD 115,36/barel, seiring pertemuan Arab Saudi dan Iran untuk meredakan ketegangan bilateral. Namun, risiko gangguan pasokan masih membayangi akibat serangan Houthi terhadap Arab Saudi. Pelepasan cadangan minyak strategis AS turut membantu meredam tekanan pada pasokan, sementara ketidakpastian geopolitik dan terbatasnya investasi produksi AS masih berpotensi menjaga volatilitas harga minyak.
Indeks Dolar AS (DXY) menguat 0,31% ke level 102,02, mengakhiri pelemahan selama dua pekan terakhir, didorong oleh sikap investor yang mengantisipasi keputusan The Fed dan rilis data ekonomi AS, terutama pertumbuhan GDP dan inflasi PCE. Meski suku bunga diperkirakan tetap, pasar mencermati sinyal kebijakan The Fed terkait potensi kenaikan suku bunga pada Desember.
Malam ini AS akan merilis Durable Goods Orders September yang diproyeksikan naik menjadi 1,5% dari sebelumnya 0%, sementara CB Consumer Confidence Oktober diperkirakan turun menjadi 81 dari 81,9. Kenaikan pesanan barang tahan lama menunjukkan aktivitas manufaktur berpotensi menguat, sedangkan penurunan kepercayaan konsumen mengindikasikan prospek konsumsi yang melemah. Kedua data tersebut memberikan sinyal yang berbeda, sehingga dampaknya terhadap USD dan Rupiah cenderung beragam.
Perkiraan Pergerakan Rupiah terhadap USD Hari Ini
18.110 - 18.210
Indikator Ekonomi Indonesia
| Indikator | Data Terakhir |
| Pertumbuhan GDP Q2 2026 | 5,29% |
| BI-Rate (Oktober 2026) | 5,75% |
| Inflasi September 2026 (YoY) | 3,28% |
| Cadangan Devisa (September 2026) | USD 146,3 miliar |
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters.
Kurs Penutupan Valuta Asing
| Mata Uang | Kurs Penutupan | Tanggal |
| USD/IDR | 18.115 | 26 Oktober 2026 |
| JPY/IDR | 115,28 | 26 Oktober 2026 |
| SGD/IDR | 14.159 | 26 Oktober 2026 |
Mata Uang yang Dapat Dilayani
CCY BN & TT JTrust Bank
- Dollar AS (USD)
- Dollar Singapore (SGD)
- Yen Jepang (JPY)
- Euro (EUR)
- Dollar Australia (AUD)
- Pound Sterling Inggris (GBP)
- China Yuan (CNY)
- Dollar New Zealand (NZD)
- Dollar Hongkong (HKD)
- Won Korea (KRW)
Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal < threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal > threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia
Telepon: (021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang: 0812 2650 949
- Hanif: 0811 8762 001
- Naomi: 0877 0633 1585
- Ade: 0821 6939 7410
Disclaimer
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.