Penutupan Pasar Keuangan - Kamis, 22 Oktober 2026
- IHSG ditutup menguat 1,12% ke level 5.387,91 dibandingkan dengan penutupan tanggal 21 Oktober 2026 di level 5.328,36.
- Rupiah ditutup melemah 0,25% ke level 18.050/USD dibandingkan dengan penutupan tanggal 21 Oktober 2026 di level 18.005/USD.
Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam pada perdagangan Kamis kemarin, dengan IHSG menguat, sementara rupiah melemah. Investor masih mencermati reformasi pasar modal dan ketidakpastian terkait MSCI (Morgan Stanley Capital International), sementara kenaikan harga minyak dunia menambah tekanan terhadap rupiah di tengah penantian keputusan suku bunga bank sentral utama pekan depan.
Global
Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Kamis kemarin, dengan Nasdaq anjlok 2,6% ke 26.008,86 dan S&P 500 turun 1,21% ke 7.663,43, tertekan oleh kekhawatiran terhadap besarnya kebutuhan pendanaan AI dan risiko pembiayaan sektor teknologi, sementara Dow Jones naik tipis 0,02% ke 52.867,98. Di sisi lain, muncul laporan rencana serangan baru AS-Israel terhadap Iran. Ketegangan geopolitik mendorong investor beralih ke aset safe haven, sehingga imbal hasil US Treasury (yield) tenor 10 tahun turun ke 4,972%.
Harga minyak melonjak, dengan WTI (West Texas Intermediate) naik 2,48% ke USD 99,55/barel dan Brent menguat 4,15% ke USD 113,33/barel, mendekati level tertinggi dalam lima pekan. Kenaikan dipicu oleh meningkatnya serangan Houthi terhadap target energi di Arab Saudi serta laporan rencana serangan baru AS-Israel terhadap Iran, yang memperbesar risiko gangguan pasokan minyak Timur Tengah. Namun, pemulihan ekspor minyak Teluk Persia mendekati level sebelum perang berpotensi membatasi kenaikan harga lebih lanjut.
DXY melemah 0,2% ke level 101,58, mendekati level terendah dalam tiga pekan, di tengah kekhawatiran terhadap keberlanjutan investasi AI dan meningkatnya ketegangan geopolitik AS-Israel dengan Iran. Sentimen risk-off mendorong penguatan yen dan Swiss franc sebagai aset safe haven, sementara euro melemah. Menjelang keputusan The Fed pekan depan, pasar memperkirakan suku bunga akan tetap, tetapi peluang kenaikan 25 bps pada Desember meningkat menjadi 74,8%.
AS telah merilis klaim pengangguran mingguan yang turun menjadi 194 ribu (194K) dari sebelumnya 200 ribu (200K). Penurunan klaim menunjukkan pasar tenaga kerja AS masih solid, sehingga berpotensi memperkuat USD dan menekan rupiah.
Perkiraan Pergerakan Rupiah terhadap USD Hari Ini
18.035 - 18.135
Indikator Ekonomi Indonesia
| Indikator | Data Terakhir |
| BI-Rate (21 Oktober 2026) | 5,75% |
| Inflasi September 2026 (YoY) | 3,28% |
| Cadangan Devisa (September 2026) | USD 146,3 miliar |
Sources: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, Reuters.
Kurs Penutupan Valuta Asing
| Mata Uang | Kurs Penutupan | Tanggal |
| USD/IDR | 18.050 | 22 Oktober 2026 |
| JPY/IDR | 114,80 | 22 Oktober 2026 |
| SGD/IDR | 14.136,35 | 22 Oktober 2026 |
CCY BN & TT JTrust Bank
Mata Uang yang Dapat Dilayani
- Dollar AS (USD)
- Dollar Singapore (SGD)
- Yen Jepang (JPY)
- Euro (EUR)
- Dollar Australia (AUD)
- Pound Sterling Inggris (GBP)
- China Yuan (CNY)
- Dollar New Zealand (NZD)
- Dollar Hongkong (HKD)
- Won Korea (KRW)
Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah
- Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal paling banyak sebesar (≤) threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
- Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal di atas (>) threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.
Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia
Telepon: (021) 2926-1114 (hunting)
- Bintang: 0812 2650 949
- Hanif: 0811 8762 001
- Naomi: 0877 0633 1585
- Ade: 0821 6939 7410
Disclaimer
Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.