Market Update 29 Oct 2026

29 Oct 2026

Penutupan Pasar Keuangan - Rabu, 28 Oktober 2026

  • IHSG ditutup menguat 0,31% ke level 5.282,31.
  • Rupiah ditutup melemah 0,17% di level 18.175/USD.

Pada perdagangan hari Rabu kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat, sedangkan nilai rupiah terhadap USD sebaliknya ditutup melemah. Sentimen pasar masih dibayangi oleh kuatnya USD, tekanan pada pasar SBN, dan kekhawatiran arus keluar dana asing terkait MSCI (Morgan Stanley Capital International), sementara investor mencermati keputusan suku bunga The Fed dan langkah stabilisasi BI. Dari dalam negeri hari ini minim sentimen. Namun demikian, harapan pelaku pasar terhadap perbaikan regulasi dan upaya pemerintah untuk memperbaiki pasar saham Indonesia akan terus menjadi perhatian, mengingat hal ini berpotensi memengaruhi kepercayaan investor asing yang akan memengaruhi aliran dana.

Global

Dari Amerika Serikat, pasar saham pada hari Rabu kemarin ditutup menguat. Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,19%, Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,28%, dan indeks Nasdaq Composite ditutup menguat 0,27%. Penguatan pasar saham di Amerika Serikat terjadi seiring pengumuman bank sentral Amerika Serikat yang mempertahankan suku bunga acuannya.

Malam tadi, The Fed telah mengumumkan hasil FOMC (Federal Open Market Committee) dengan keputusan mempertahankan suku bunga di level 4% sesuai ekspektasi pasar sebelumnya, meskipun dua pejabat mendukung kenaikan 25 bps. Dalam pengumumannya, The Fed menyebutkan bahwa inflasi masih tinggi dan membuka peluang penyesuaian suku bunga lanjutan, meskipun Kevin Warsh, Ketua The Fed, menolak memberikan sinyal arah kebijakan berikutnya. Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga di bulan Desember mencapai 80%. Setelah pengumuman ini, imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun kembali naik, sehingga hal ini berpotensi memperkuat mata uang USD dan dapat menjadi faktor penekan bagi nilai rupiah.

Terkait perkembangan geopolitik global, ketegangan AS-Iran masih menopang risiko geopolitik setelah Washington meminta sejumlah negara Teluk bersiap menghadapi kemungkinan operasi militer terbatas. Bila ketegangan terus meningkat, tentu akan menjadi sentimen negatif yang juga dapat turut menekan nilai rupiah.

Berikutnya, pelaku pasar akan menantikan data ekonomi dari Amerika Serikat yaitu data inflasi dari sisi konsumen dengan perkiraan inflasi inti periode September akan naik menjadi 0,3% MoM dan 3,1% YoY, dari masing-masing 0,2% dan 3%. Pelaku pasar juga akan memperhatikan pengumuman GDP Q3 Amerika Serikat yang diperkirakan tumbuh 3,2%, dibandingkan 2,2% pada Q2. Terkait data tenaga kerja, klaim pengangguran mingguan juga akan segera dirilis dengan proyeksi klaim pengangguran meningkat menjadi 199 ribu dari 194 ribu.

Selain data Amerika Serikat, ECB juga akan mengumumkan kebijakan suku bunganya dengan perkiraan tetap di 2,65%. Kemudian menyusul pada hari Jumat, Bank Sentral Jepang juga akan mengumumkan kebijakan moneternya.

Sources: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Situs Web Bank Indonesia.

Kurs NDF Pukul 09.12 WIB

18.160/18.168

Perkiraan Pergerakan USD/IDR Hari Ini

18.100 - 18.200

Indikator Moneter Bank Indonesia

Indikator Data Terakhir Tanggal
BI-Rate 5,75% 21 Oktober 2026
Inflasi IHK (YoY) 3,28% 30 September 2026
Cadangan Devisa USD 146,320 miliar 30 September 2026

Kurs Penutupan Valuta Asing

Mata Uang Kurs Penutupan Tanggal
USD/IDR 18.175 28 Oktober 2026
JPY/IDR 115,18 28 Oktober 2026
SGD/IDR 14.173 28 Oktober 2026

Mata Uang yang Dapat Dilayani

CCY BN & TT JTrust Bank

  1. Dollar AS (USD)
  2. Dollar Singapore (SGD)
  3. Yen Jepang (JPY)
  4. Euro (EUR)
  5. Dollar Australia (AUD)
  6. Pound Sterling Inggris (GBP)
  7. China Yuan (CNY)
  8. Dollar New Zealand (NZD)
  9. Dollar Hongkong (HKD)
  10. Won Korea (KRW)

Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah

  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal paling banyak sebesar (≤ threshold), cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal di atas (> threshold) wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.

Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia

Telepon: (021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang: 0812 2650 949
  • Hanif: 0811 8762 001
  • Naomi: 0877 0633 1585
  • Ade: 0821 6939 7410

Disclaimer

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.

By: aqi

News & Blogs Lainnya

Internet Banking dan Mobile Banking J Trust Bank hadir dalam tampilan baru dan layanan yang lebih lengkap. Silahkan akses menu E-Banking untuk mendapatkan mobile banking dan internet banking J Trust Bank terbaru Kepada Yth. Nasabah, Hati-hati penipuan melalui telepon/aplikasi Whatsapp/iklan di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank JTrust Indonesia Tbk. atau J Trust Bank, serta menawarkan produk J Trust Bank yang selanjutnya dikenakan biaya berlangganan tiap bulan dan meminta kode one time password (OTP) atau personal identification number (PIN) nasabah. Awas, waspada link palsu! Jangan mengakses link/tautan dengan permintaan mengisi data-data pribadi nasabah, meminta kode OTP dan PIN.