Market Update 22 Sep 2026

22 Sep 2026

Penutupan Senin, 21 September 2026

  • IHSG ditutup melemah pada level 6.384 dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya pada level 6,441.
  • Rupiah ditutup melemah pada level 17,830/USD dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya level 17,735.

Domestik

  • IHSG melemah 0,88% ke level 6.384, dengan sektor Infrastruktur mengalami pelemahan paling dalam. Pelemahan IHSG ini dipengaruhi oleh beberapa factor diantaranya investor masih menanti Keputusan Bank Indonesia (wait and see), Investor cenderung menahan diri dan bersikap konservatif menanti sinyal suku bunga acuan dari Bank Indonesia.
  • Rupiah tercatat sebagai mata uang dengan pelemahan paling besar di Asia terhadap USD pada penutupan market hari senin, hal ini dipicu kekhawatiran investor menjelang Keputusan suku bunga Bank Indonesia pada pekan depan. Beberapa factor eksternal yang mempengaruhi pelemahan nikai tukar rupiah ialah Geopolitik timur Tengah dengan tensi yang memanas mendorong harga minyak dunia tetap tinggi US$100/barel, penguatan Dolar AS karena ketidak pastian global membuat investor beralih ke asset aman (safe haven) berbasis dolar AS & kebijakan kenaikan suku Bunga the Fed.
  • Menteri Keuangan terbaru Suahasil Nazara menegaskan komitmennya menjaga defisit anggaran di bawah 3% terhadap PDB dengan memastikan belanja negara tetap efisien.

Global

  • Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer menggelar pembicaraan dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di New York untuk merumuskan hasil konkret yang diharapkan dapat dicapai dalam pertemuan puncak antara Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump. Menjelang pertemuan tersebut, Washington berulang kali mengkritik Beijing karena dinilai membiarkan perusahaan-perusahaan AI Tiongkok menyerap teknologi dari model AI Amerika. Kondisi ini memicu kekhawatiran bahwa teknologi dan sistem AI AS dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan teknologi AI Tiongkok.
  • Para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) tengah mempersiapkan langkah pengetatan moneter lebih lanjut, yang mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya paling cepat pada Oktober untuk meredam tekanan inflasi yang semakin meningkat. Kondisi ini mendorong para pembuat kebijakan untuk menilai bahwa suku bunga masih perlu dinaikkan. ECB saat ini menjadi bank sentral paling agresif dalam menaikkan suku bunga di antara negara-negara G7. Sikap tersebut tercermin dari dua kali kenaikan suku bunga yang telah dilakukan sejak perang Iran memicu lonjakan harga energi.

Berdasarkan informasi tersebut diatas, hari ini nilai Rupiah diperkirakan bergerak pada level 17,800 sampai dengan 17,900 seiring dengan perkembangan geopolitik Global.

Sumber data: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Web Site Bank Indonesia

Kurs NDF pkl 08:30 WIB: 17.720 – 17.730

Indikator Moneter Bank Indonesia:

BI 7-Day RR 5,75% (Agustus 2026)
Inflasi IHK (yoy) 3,19% (Agustus 2026)
Cadangan Devisa USD 146,5 Miliar (Agustus 2026)
Closed JPY/IDR 113,49 (21/9/2026)
Closed SGD/IDR 14.009 (21/9/2026)

CCY BN & TT JTrust Bank:

Mata Uang

1 Dollar AS (USD)
2 Dollar Singapore (SGD)
3 Yen Jepang (JPY)
4 Euro (EUR)
5 Dollar Australia (AUD)
6 Pound Sterling Inggris (GBP)
7 China Yuan (CNY)
8 Dollar New Zealand (NZD)
9 Dollar Hongkong (HKD)
10 Won Korea (KRW)

Ketentuan transaksi valuta asing terhadap Rupiah:

  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal paling banyak sebesar threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal paling banyak sebesar threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal di atas threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan untuk transaksi dengan nominal di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.

Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:

(021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang   0812 2650 949
  • Naomi   0877 0633 1585
  • Hanif   0811 8762 001
  • Ade   0821 6939 7410
By: aqi

News & Blogs Lainnya

Internet Banking dan Mobile Banking J Trust Bank hadir dalam tampilan baru dan layanan yang lebih lengkap. Silahkan akses menu E-Banking untuk mendapatkan mobile banking dan internet banking J Trust Bank terbaru Kepada Yth. Nasabah, Hati-hati penipuan melalui telepon/aplikasi Whatsapp/iklan di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank JTrust Indonesia Tbk. atau J Trust Bank, serta menawarkan produk J Trust Bank yang selanjutnya dikenakan biaya berlangganan tiap bulan dan meminta kode one time password (OTP) atau personal identification number (PIN) nasabah. Awas, waspada link palsu! Jangan mengakses link/tautan dengan permintaan mengisi data-data pribadi nasabah, meminta kode OTP dan PIN.