Market Update 07 Sep 2026

07 Sep 2026

Pada penutupan perdagangan Pasar Keuangan: Jumat, 4 September 2026

  • IHSG ditutup melemah -0,47% di level 6.636,48
  • Rupiah ditutup menguat +0,11% di level 17.630/USD

Pada perdagangan Jumat minggu lalu, IHSG ditutup melemah namun nilai Rupiah berhasil menguat tipis didukung oleh indeks dollar yang melemah. Untuk minggu ini, dari dalam negeri pelaku pasar akan memperhatikan beberapa hal berikut yang berpotensi mempengaruhi pasar keuangan Indonesia termasuk nilai Rupiah.

Erupsi anak gunung Krakatau telah menyebabkan ditutupnya penerbangan, hal ini akan menjadi perhatian pelaku pasar karena bila penutupan ini terus diperpanjang, maka akan berpotensi mengganggu rantai pasok dan aktifitas transportasi yang tentunya dapat menjadi sentimen negatif.

Pelaku pasar juga akan memperhatikan beberapa data ekonomi yang akan dirilis, antara lain hari ini Bank Indonesia dijadwalkan akan mengumumkan data cadangan devisa bulan Agustus 2026. Sebagai informasi, pada periode Juli Cadangan Devisa adalah sebanyak USD 145,3 Miliar turun dibandingkan periode sebelumnya USD 145.6 Miliar karena adanya pembayaran utang luar negeri pemerintah dan upaya stabilitas nilai Rupiah.

Selanjutnya pada hari Rabu, Bank Indonesia akan merilis data Indeks Kayakinan Konsumen (IKK) periode Agustus 2026. Sebagai informasi, IKK periode Juli mengalami penurunan dengan skor 116,8 lebih rendah dari periode sebelumnya 117,8 meskipun masih tetap berada di zona ekspansi. Bila nilai IKK terus melemah, hal ini dapat menjadi sinyal bahwa konsumsi rumah tangga termasuk barang tahan lama seperti otomotif dan properti sedang mengalami pelemahan.

Selain sentimen dari dalam negeri, arah nilai Rupiah terhadap USD juga berpotensi dipengaruhi oleh sentimen global, terutama perkembangan ketegangan di Timur Tengah data ekonomi yang berpotensi mempengaruhi kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.

Global

Dari Amerika Serikat, diinformasikan bahwa pasar saham kompak ditutup melemah. Indeks DJIA ditutup melemah -0,51%, S&P 500 melemah -0.38% dan Nasdaq Composite melemah 0,29%. Pelemahan pasar saham Amerika Serikat diperkirakan karena data NFP yang telah dirilis pada Jumat lalu menguat signifikan yaitu sebanyak 162K dibandingkan periode sebelumnya 21K dan perkiraan 56K. Sedangkan data tingkat pengangguran dilaporkan tetap di 4,1%. Data tenaga kerja yang kuat berpotensi menghambat harapan pemangkasan suku bunga oleh the Fed karena potensi inflasi yang akan terdorong naik.

Harga minyak dunia dilaporkan kembali naik. Kenaikan harga minyak karena perundingan damai antara Amerika Serikat dengan Iran belum menemukan titik temu sehingga kekhawatiran distribusi minyak melalui selat Hormuz kembali terhambat.

Untuk data ekonomi, pelaku pasar akan menanti data inflasi Amerika Serikat yang akan diumumkan hari Jumat pekan ini. Kemudian dari China, pada hari Selasa akan dirilis data perdagangan dan pada hari Rabu akan dimumkan data inflasi China periode Agustus 2026. Di hari yang sama, bank sentral Australia akan mengumuman kebijakan suku bunga acuan yang tentu hal ini akan berpotensi mempengaruhi nilai mata uang AUD.

Sources: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Web Site Bank Indonesia

Kurs NDF pkl 09:04 WIB: 17.686/17.694

USD/IDR perkiraan hari ini: 17.650– 17.750

Indikator Moneter Bank Indonesia

BI-Rate 5,75% (19/08/2026)
Inflasi IHK (yoy) 3,19% (31/08/2026)
Cadangan Devisa USD 145,344 Miliar (31/07/2026)
Closed USD/IDR 17.630 (4/9/2026)
Closed JPY/IDR 112,79 (4/9/2026)
Closed SGD/IDR 13.914 (4/9/2026)

CCY BN & TT JTrust Bank

Mata uang yang dapat dilayani:

  1. Dollar AS (USD)
  2. Dollar Singapore (SGD)
  3. Yen Jepang (JPY)
  4. Euro (EUR)
  5. Dollar Australia (AUD)
  6. Pound Sterling Inggris (GBP)
  7. China Yuan (CNY)
  8. Dollar New Zealand (NZD)
  9. Dollar Hongkong (HKD)
  10. Won Korea (KRW)

Ketentuan transaksi valuta asing terhadap rupiah

  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal ≤threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal >threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, serta identitas.
  • Untuk Nasabah badan hukum melampirkan copy NPWP Perusahaan.

Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia

(021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang: 0812 2650 949
  • Hanif: 0811 8762 001
  • Naomi: 0877 0633 1585
  • Ade: 0821 6939 7410

Disclaimer:

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (JTrust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, JTrust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari JTrust Bank.

By: aqi

News & Other Articles

J Trust Bank's Internet Banking and Mobile Banking is here with a new look and more complete services. Please access the E-Banking menu to get the latest J Trust Bank mobile banking and internet banking Dear customers of PT Bank JTrust Indonesia Tbk.  Be careful of fraud via telephone/Whatsapp application/advertising on social media on behalf of PT Bank JTrust Indonesia Tbk. or J Trust Bank, as well as offering J Trust Bank products, which in turn are subject to a monthly subscription fee and request a one time password (OTP) code or customer personal identification number (PIN). Beware, beware of fake links! Do not access links/links with requests to fill in customer's personal data, ask for OTP and PIN codes.