Market Update 29 Sep 2026

29 Sep 2026

Pada perdagangan sebelumnya (28 September 2026):

  • IHSG ditutup melemah -1.51% di level 6.147,86 dibandingkan penutupan tanggal 25 September di level 6.247,07.
  • Rupiah ditutup melemah -0.53% di level 17.970/USD dibandingkan penutupan tanggal 25 September di level 17.885/USD.

Pasar keuangan Indonesia ditutup tertekan pada perdagangan Senin kemarin, dengan IHSG dan rupiah sama-sama melemah. Tekanan dipicu penguatan USD dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sementara IHSG turut tertekan penyesuaian aturan perdagangan BEI serta risiko inflasi dan kenaikan harga minyak akibat konflik Timur Tengah.

BI menegaskan stabilitas Rupiah dan inflasi tetap menjadi prioritas utama, sehingga BI Rate dipertahankan di 5.75% di tengah tekanan global dan risiko higher for longer. Di sisi lain, BI tetap mendorong pertumbuhan melalui pelonggaran likuiditas, insentif kredit, serta penguatan DNDF/NDF dan ketahanan eksternal untuk menjaga stabilitas Rupiah tanpa terlalu menguras cadangan devisa.

Global

Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Senin kemarin, dengan Dow Jones turun 0.67% ke 51,481.51, S&P 500 turun 0.77% ke 7,683.69, dan Nasdaq turun 0.92% ke 26,820.38, tertekan kenaikan yield UST 10 tahun di atas 5.2% dan 30 tahun di atas 5.5%. Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed serta tekanan pada saham teknologi menjadi faktor utama pelemahan pasar.

Negosiasi AS-Iran dilanjutkan melalui Qatar, berfokus pada proposal Iran yang direvisi untuk mengakhiri konflik dan membuka kembali Selat Hormuz, tetapi perbedaan yang signifikan tetap ada. WTI naik 0.83% ke $93.17/barel dan Brent naik 1.6% ke $105.99/barel, karena ketidakpastian atas pembicaraan dan pembukaan kembali Hormuz membuat risiko pasokan meningkat. Pemulihan aliran minyak Saudi melalui pipa Timur-Barat memberikan beberapa bantuan pasokan, tetapi risiko geopolitik terus mendukung harga minyak.

DXY naik 0.21% menjadi 101.18, tetap mendekati level tertinggi dua bulan, didukung oleh harga minyak yang lebih tinggi, permintaan safe-haven dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat. Harga energi yang lebih tinggi juga dapat menambah risiko inflasi AS, menjaga yield UST dan USD tetap didukung dan berpotensi membebani aset emerging markets.

Jolts Job Openings (Agustus) diperkirakan akan turun menjadi 7.24 juta dari 7.27 juta sebelumnya, sementara CB Consumer Confidence (September) diperkirakan akan naik menjadi 90 dari 89.4 sebelumnya. Permintaan tenaga kerja yang melambat dapat membebani USD, sementara kepercayaan konsumen yang lebih kuat akan menandakan konsumsi AS yang tangguh, sehingga dampaknya pada USD beragam.

Sources: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Web Site Bank Indonesia

USD/IDR perkiraan hari ini: 17.970–18.070

Indikator Moneter Bank Indonesia:

BI-Rate 5,75% (23/09/2026)
Inflasi IHK (yoy) 3,19% (31/08/2026)
Cadangan Devisa USD 146,508 Miliar (31/08/2026)
Closed USD/IDR 17.970 (28/9/2026)
Closed JPY/IDR 114,30 (28/9/2026)
Closed SGD/IDR 14.058,83 (28/9/2026)

CCY BN & TT JTrust Bank:

Mata uang yang dapat dilayani:

1 Dollar AS (USD)
2 Dollar Singapore (SGD)
3 Yen Jepang (JPY)
4 Euro (EUR)
5 Dollar Australia (AUD)
6 Pound Sterling Inggris (GBP)
7 China Yuan (CNY)
8 Dollar New Zealand (NZD)
9 Dollar Hongkong (HKD)
10 Won Korea (KRW)

Ketentuan transaksi valuta asing terhadap Rupiah:

  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal paling banyak sebesar (≤) threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal di atas (>) threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.

Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:

(021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang   0812 2650 949
  • Hanif   0811 8762 001
  • Naomi   0877 0633 1585
  • Ade   0821 6939 7410

Disclaimer:

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.

By: aqi

News & Other Articles

J Trust Bank's Internet Banking and Mobile Banking is here with a new look and more complete services. Please access the E-Banking menu to get the latest J Trust Bank mobile banking and internet banking Dear customers of PT Bank JTrust Indonesia Tbk.  Be careful of fraud via telephone/Whatsapp application/advertising on social media on behalf of PT Bank JTrust Indonesia Tbk. or J Trust Bank, as well as offering J Trust Bank products, which in turn are subject to a monthly subscription fee and request a one time password (OTP) code or customer personal identification number (PIN). Beware, beware of fake links! Do not access links/links with requests to fill in customer's personal data, ask for OTP and PIN codes.