Market Update 11 Sep 2026

11 Sep 2026

Pada penutupan perdagangan Pasar Keuangan: Jumat, 10 September 2026

  • IHSG ditutup melemah -1,29% di level 6.591,90
  • Rupiah ditutup melemah -0,17% di level 17.535/USD

Pasar keuangan Indonesia ditutup melemah pada perdagangan Kamis kemarin, dengan IHSG dan rupiah sama-sama terdepresiasi. Tekanan dipicu kenaikan harga minyak, yield UST (United States Treasury) serta kekhawatiran fiskal AS (Amerika Serikat), sementara pasar mencermati data inflasi AS (Amerika Serikat) dan arah kebijakan The Fed.

Global

Wall Street ditutup melemah untuk hari keempat berturut-turut akibat lonjakan harga minyak di atas $100/barel, sehingga menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih ketat. Dow turun 0.6% menjadi 52.064,10, S&P 500 turun 0.58% menjadi 7.591,70, dan Nasdaq turun 0.65% menjadi 26.081,72, sementara imbal hasil UST (United States Treasury) 10 tahun naik menjadi sekitar 4.95%.

Harga minyak melonjak, dengan WTI (West Texas Intermediate) naik 7.97% menjadi $103.70/barel dan Brent naik 7.62% menjadi $108.92/barel, akibat meningkatnya ketegangan AS (Amerika Serikat) - Iran dan aktivitas Houthi yang lebih luas menimbulkan kekhawatiran atas gangguan pasokan Timur Tengah yang berkepanjangan. Harga energi yang lebih tinggi dapat semakin memperkuat inflasi global dan volatilitas pasar.

Klaim pengangguran mingguan AS (Amerika Serikat) turun menjadi 206K dari 207K, sementara PPI (Producer Price Index) Agustus naik 0.4% MoM (Month-on-Month) dari sebelumnya 0.1%, menunjukkan tekanan harga yang masih tinggi. Kombinasi kondisi tenaga kerja yang tangguh dan inflasi yang lebih kuat dapat membatasi ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed dan mendukung penguatan USD.

DXY naik 0.29% menjadi 99.09, dengan pasar memperkirakan 71.3% kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September. Harga minyak yang lebih tinggi dan sikap ECB (European Central Bank) yang hawkish dapat memberikan dukungan lebih lanjut untuk USD, serta memberikan tekanan pada Emerging Markets.

Malam ini AS (Amerika Serikat) akan merilis inflasi Agustus. Inflasi umum diperkirakan naik menjadi 0,4% secara MoM (Month-on-Month) dari sebelumnya 0.1% namun secara YoY (Year-on-Year) diperkirakan tetap 3.4%, sementara CPI (Consumer Price Index) inti diperkirakan tetap secara MoM (Month-on-Month) 0.2% namun secara YoY (Year-on-Year) turun 2.4% dari sebelumnya 2.5%. Rilis data yang lebih tinggi dari perkiraan dapat berpotensi memperkuat USD.

Beralih ke Eropa, ECB (European Central Bank) menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 2.65% dari 2.4%, akibat risiko tekanan inflasi dari konflik Timur Tengah. Proyeksi inflasi 2027-2028 direvisi naik menunjukkan bahwa kebijakan moneter berpotensi tetap ketat lebih lama.

Sources: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics; Web Site Bank Indonesia


USD/IDR perkiraan hari ini: 17.535– 17.635

Indikator Moneter Bank Indonesia

BI-Rate 5,75% (19/08/2026)
Inflasi IHK (yoy) 3,19% (31/08/2026)
Cadangan Devisa USD 146,508 Miliar (31/08/2026)
Closed USD/IDR 17.535 (10/09/2026)
Closed JPY/IDR 114,32 (10/09/2026)
Closed SGD/IDR 13.870,98 (10/09/2026)

CCY BN & TT JTrust Bank

Mata uang yang dapat dilayani:

  1. Dollar AS (USD)
  2. Dollar Singapore (SGD)
  3. Yen Jepang (JPY)
  4. Euro (EUR)
  5. Dollar Australia (AUD)
  6. Pound Sterling Inggris (GBP)
  7. China Yuan (CNY)
  8. Dollar New Zealand (NZD)
  9. Dollar Hongkong (HKD)
  10. Won Korea (KRW)

Ketentuan transaksi valuta asing terhadap rupiah

  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal paling banyak sebesar (≤) threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal di atas (>) threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.

Hubungi Treasury Sales Bank JTrust Indonesia

(021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang: 0812 2650 949
  • Hanif: 0811 8762 001
  • Naomi: 0877 0633 1585
  • Ade: 0821 6939 7410

Disclaimer:

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.

By: aqi

News & Blogs Lainnya

Internet Banking dan Mobile Banking J Trust Bank hadir dalam tampilan baru dan layanan yang lebih lengkap. Silahkan akses menu E-Banking untuk mendapatkan mobile banking dan internet banking J Trust Bank terbaru Kepada Yth. Nasabah, Hati-hati penipuan melalui telepon/aplikasi Whatsapp/iklan di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank JTrust Indonesia Tbk. atau J Trust Bank, serta menawarkan produk J Trust Bank yang selanjutnya dikenakan biaya berlangganan tiap bulan dan meminta kode one time password (OTP) atau personal identification number (PIN) nasabah. Awas, waspada link palsu! Jangan mengakses link/tautan dengan permintaan mengisi data-data pribadi nasabah, meminta kode OTP dan PIN.