Market Update 7 Oct 2026

07 Oct 2026

Penutupan Selasa, 6 Oktober 2026

  • IHSG ditutup menguat pada level 6.192 dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya pada level 6.118.
  • Rupiah ditutup menguat pada level 17.895/USD dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya pada level 17.900/USD.

Domestik

  • IHSG ditutup menguat 1,21% ke level 6.192 dengan beberapa penyebab utama, di antaranya karena koreksi harga minyak jenis WTI (West Texas Intermediate) yang berada di kisaran US$90 per barel. Hal ini disebabkan karena pasokan dari Timur Tengah membaik dan negara-negara G7 melepas cadangan minyak darurat. Hal ini mengurangi tekanan inflasi energi dan permintaan dolar sebagai aset aman.
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed mereda. Laporan tenaga kerja Amerika Serikat September yang lemah menunjukkan pasar tenaga kerja Amerika Serikat mulai melambat. Pasar memprediksi The Fed akan bersikap dovish untuk mengutamakan pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja, sehingga pasar kurang yakin The Fed akan menaikkan suku bunga kembali pada pertemuan bulan Oktober 2026.
  • Rupiah ditutup di Rp17.895 per dolar, menguat tipis 0,03%. Penguatan tipis Rupiah pada perdagangan hari ini didorong oleh pemangkasan pada imbal hasil (yield) US Treasury. Arah dolar ke depan sangat bergantung pada data inflasi Amerika Serikat, keputusan The Fed bulan ini, dan perkembangan geopolitik di Timur Tengah.

Global

  • Negara-negara yang termasuk ke dalam Group G7 bersama sejumlah negara mitra berencana melepas hingga 100 juta barel minyak dan solar dari cadangan darurat guna meredam tekanan kenaikan harga bahan bakar yang terjadi di tengah dorongan pemerintahan Trump. Pelepasan cadangan tersebut akan dikoordinasikan oleh Badan Energi Internasional (IEA) dan berlangsung selama empat bulan ke depan. Keputusan tersebut diambil setelah Amerika Serikat mengisyaratkan kemungkinan penerapan larangan ekspor solar sebagai langkah tekanan terhadap negara-negara Eropa agar meningkatkan pelepasan pasokan dari cadangan mereka. Kebijakan tersebut berpotensi mengganggu salah satu sumber pasokan penting bagi Eropa, yang masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan solar akibat keterbatasan produksi domestik.
  • Kuwait memompa minyak pada tingkat sekitar 75% dari volume sebelum perang Iran, seiring semakin banyaknya kapal tanker yang mengambil risiko melintasi Selat Hormuz. Kilang-kilang minyak Kuwait beroperasi dan berfungsi dengan baik, namun masalah utamanya adalah "kurangnya kebebasan navigasi melalui selat tersebut".
  • Bank of Japan (BOJ) memperkuat ekspektasi akan melanjutkan kenaikan suku bunga di tengah inflasi Tokyo yang kembali melonjak. Indeks harga konsumen (IHK) di luar bahan makanan naik 2,7% secara tahunan pada September 2026, jauh di atas perkiraan ekonom sebesar 2,3% dan meningkat dari 1,8% pada Agustus 2026. Ini merupakan level tertinggi sejak Januari 2026.

Berdasarkan informasi tersebut di atas, hari ini nilai Rupiah diperkirakan bergerak pada level 17.850–17.950 seiring dengan perkembangan geopolitik global.

Kurs NDF pukul 08:30 WIB: 17.870–17.880

Indikator Ekonomi Indonesia:

Pertumbuhan GDP 5,29% Q2 2026
BI Rate 5,75% September 2026
Inflasi (YoY) 3,28% September 2026
Cadangan Devisa US$146,5 miliar Agustus 2026
USD/IDR 17.895 06/10/2026
JPY/IDR 112,95 06/10/2026
SGD/IDR 13.980 06/10/2026

Sumber data: CNBC Indonesia, Trading Economics, Bank Indonesia, dan Reuters.

CCY BN & TT JTrust Bank:

Mata Uang yang Dapat Dilayani:

1 Dollar AS (USD)
2 Dollar Singapore (SGD)
3 Yen Jepang (JPY)
4 Euro (EUR)
5 Dollar Australia (AUD)
6 Pound Sterling Inggris (GBP)
7 China Yuan (CNY)
8 Dollar New Zealand (NZD)
9 Dollar Hongkong (HKD)
10 Won Korea (KRW)

Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah:

  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal < threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan copy identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap Rupiah dengan nominal > threshold, cukup melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold dan copy dokumen underlying, NPWP serta identitas.

Disclaimer:

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, J Trust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun. Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini mungkin dapat berubah tanpa pemberitahuan. Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari J Trust Bank.

By: aqi

News & Blogs Lainnya

Internet Banking dan Mobile Banking J Trust Bank hadir dalam tampilan baru dan layanan yang lebih lengkap. Silahkan akses menu E-Banking untuk mendapatkan mobile banking dan internet banking J Trust Bank terbaru Kepada Yth. Nasabah, Hati-hati penipuan melalui telepon/aplikasi Whatsapp/iklan di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank JTrust Indonesia Tbk. atau J Trust Bank, serta menawarkan produk J Trust Bank yang selanjutnya dikenakan biaya berlangganan tiap bulan dan meminta kode one time password (OTP) atau personal identification number (PIN) nasabah. Awas, waspada link palsu! Jangan mengakses link/tautan dengan permintaan mengisi data-data pribadi nasabah, meminta kode OTP dan PIN.