Market Update 10 Sep 2026

10 Sep 2026

Pada penutupan perdagangan pasar keuangan, Rabu, 9 September 2026:

  • IHSG ditutup melemah -0,12% di level 6.678,20.
  • Rupiah ditutup menguat +0,71% di level 17.500/USD.

Pada perdagangan Rabu, IHSG ditutup melemah, sedangkan rupiah menguat terhadap USD. Penguatan rupiah diperkirakan didukung oleh net foreign inflow di pasar saham serta data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia periode Agustus 2026 yang meningkat menjadi 118,5 dari periode sebelumnya 116,8. Data tersebut menunjukkan meningkatnya keyakinan terhadap konsumsi dalam negeri. Data neraca perdagangan Tiongkok yang membaik juga menjadi sentimen positif bagi Indonesia, mengingat Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia.

Dari dalam negeri, hari ini Bank Indonesia akan merilis data penjualan eceran periode Juli 2026. Sebagai informasi, data penjualan eceran periode sebelumnya tercatat terkontraksi -3%, lebih baik dibandingkan periode sebelumnya yang terkontraksi -3,9%. Penjualan eceran periode Juli 2026 diproyeksikan kembali terkontraksi -3%. Realisasi yang lebih baik dari perkiraan dapat memperkuat sinyal pemulihan konsumsi setelah Indeks Keyakinan Konsumen meningkat.

Global

Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Rabu. Indeks DJIA turun -0,77%, S&P 500 melemah -0,48%, dan Nasdaq Composite melemah -0,64%. Penurunan pasar saham AS terjadi setelah imbal hasil Treasury melonjak. Kenaikan imbal hasil tersebut terjadi setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan akan melipatgandakan operasi pembelian kembali surat utang jangka panjang menjadi US$6 miliar.

Harga minyak dunia kembali meningkat. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak 4,4% menjadi US$97,11/barel, sementara Brent naik 4,19% menjadi US$102,02/barel. Kenaikan harga minyak terjadi karena meningkatnya ketegangan AS-Iran dan serangan Houthi terhadap infrastruktur energi Saudi yang menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi yang lebih luas di Timur Tengah. Jika eskalasi terus meningkat, kondisi tersebut berpotensi mengganggu pasokan minyak dan mendorong harga lebih tinggi.

US Dollar Index (DXY) turun 0,04% menjadi 98,74, memperpanjang penurunan selama tiga sesi berturut-turut hingga mencapai level terendah dalam empat bulan. Namun, pelemahan USD berpotensi tetap terbatas karena pasar memperkirakan probabilitas sebesar 60,2% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 bps, sementara kenaikan harga minyak turut meningkatkan risiko inflasi.

Amerika Serikat malam ini akan merilis data klaim pengangguran mingguan yang diperkirakan turun tipis menjadi 205 ribu dari sebelumnya 206 ribu. Sementara itu, Producer Price Index (PPI) Agustus diproyeksikan meningkat menjadi 0,4% MoM dari sebelumnya 0%.

Inflasi Tiongkok pada Agustus dilaporkan meningkat menjadi 0,8% YoY dari sebelumnya 0,5%, dengan inflasi inti mencapai 1%. Data tersebut menunjukkan adanya pemulihan tekanan harga, meskipun sektor makanan dan properti masih menunjukkan pelemahan.

Beralih ke Eropa, ECB diperkirakan kembali menaikkan suku bunga dari 2,4% menjadi 2,65%, sejalan dengan kekhawatiran terhadap inflasi yang masih tinggi dan risiko geopolitik.

Perkiraan Pergerakan Rupiah terhadap USD Hari Ini

17.500–17.600

Kurs NDF pukul 09.15 WIB: 17.552 / 17.561

Indikator Moneter Bank Indonesia:

BI-Rate 5,75% 19/08/2026
Inflasi IHK (YoY) 3,19% 31/08/2026
Cadangan Devisa US$146,508 miliar 31/08/2026
Closed USD/IDR 17.500 09/09/2026
Closed JPY/IDR 114,28 09/09/2026
Closed SGD/IDR 13.845 09/09/2026

Sumber data: CNBC Indonesia, Refinitiv, Trading Economics, dan situs Bank Indonesia.

CCY BN & TT JTrust Bank:

Mata Uang yang Dapat Dilayani:

1 Dollar AS (USD)
2 Dollar Singapura (SGD)
3 Yen Jepang (JPY)
4 Euro (EUR)
5 Dollar Australia (AUD)
6 Pound Sterling Inggris (GBP)
7 Yuan Tiongkok (CNY)
8 Dollar Selandia Baru (NZD)
9 Dollar Hong Kong (HKD)
10 Won Korea (KRW)

Ketentuan Transaksi Valuta Asing terhadap Rupiah:

  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal < threshold cukup melampirkan Surat Pernyataan di bawah threshold dan salinan identitas.
  • Transaksi valuta asing terhadap rupiah dengan nominal > threshold wajib melampirkan Surat Pernyataan di atas threshold, salinan dokumen underlying, NPWP, serta identitas.

Treasury Sales Bank JTrust Indonesia:

(021) 2926-1114 (hunting)

  • Bintang: 0812 2650 949
  • Hanif: 0811 8762 001
  • Naomi: 0877 0633 1585
  • Ade: 0821 6939 7410

Disclaimer:

Meskipun informasi ini disusun oleh PT Bank JTrust Indonesia Tbk (JTrust Bank) dari sumber yang dapat diandalkan, JTrust Bank tidak memberikan pernyataan atau jaminan mengenai keakuratan atau kelengkapannya dan tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kelalaian apa pun.

Oleh karena itu, informasi yang terkandung bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang dan tidak boleh diandalkan secara berlebihan. Semua informasi yang diungkapkan di sini dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Tidak ada bagian dari informasi ini yang boleh direproduksi dengan cara apa pun tanpa izin tertulis dari JTrust Bank.

By: aqi

News & Blogs Lainnya

Internet Banking dan Mobile Banking J Trust Bank hadir dalam tampilan baru dan layanan yang lebih lengkap. Silahkan akses menu E-Banking untuk mendapatkan mobile banking dan internet banking J Trust Bank terbaru Kepada Yth. Nasabah, Hati-hati penipuan melalui telepon/aplikasi Whatsapp/iklan di media sosial yang mengatasnamakan PT Bank JTrust Indonesia Tbk. atau J Trust Bank, serta menawarkan produk J Trust Bank yang selanjutnya dikenakan biaya berlangganan tiap bulan dan meminta kode one time password (OTP) atau personal identification number (PIN) nasabah. Awas, waspada link palsu! Jangan mengakses link/tautan dengan permintaan mengisi data-data pribadi nasabah, meminta kode OTP dan PIN.